Nakes Terpapar COVID-19, Layanan Ponek RSUD Palabuhanratu Ditutup

Sukabumi – Fasilitas Ponek (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terpaksa ditutup sementara menyusul informasi adanya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar COVID-19.Informasi itu dibenarkan Pjs Bupati Sukabumi Raden Gani Muhammad yang mengatakan penutupan layanan Ponek merupakan kebijakan pihak rumah sakit untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus tersebut.”Ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut. Nakes ini, telah dinyatakan positif Covid-19, Karena Nakes ini bersentuhan langsung dengan banyak orang atau pasien yang terkonfirmasi positif,” kata Raden Gani kepada awak media di Gedung Negara Pendopo Sukabumi di Kota Sukabumi, Rabu (21/10/2020).

Raden Gani juga menjelaskan saat ini, Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Sukabumi dan pihak rumah sakit tengah melakukan tracing pasca kejadian tersebut.”Ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Pelayanan di rumah sakit harus tetap berjalan, karena hanya ruang poneknya saja yang di tutup,” lanjutnya.Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid mengatakan, pihaknya membenarkan soal penutupan sementara waktu di ruang layanan VK Ponek di RSUD Palabuhanratu tersebut.”Penutupan sementara ruang layanan Ponek ini dilakukan mulai pada Selasa (20/10) kemarin,” kata Harun.Menurut Harun yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi itu, bahwa berdasarkan koordinasi kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, penutupan aktivitas di rumah sakit tersebut dilakukan hanya di ruang pelayanan VK Ponek saja. Sementara untuk pelayanan lainnya masih tetap berjalan.”Itu di tutup karena ada nakes yang reaktif hasil rapid test dan ada nakes yang positif Covid-19 setelah mengikuti pemriksaan sample swab,” paparnya.Setelah melakukan koordinasi akhirnya pihaknya memberikan arahan kepada Direktur RSUD Palabuhanratu, agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.”Sekarang masih menerima rujukan dari luar rumah sakit. Nanti pasien akan langsung dikirim dari IGD ke ruang bersalin tanpa melalui ruang VK Ponek. Jadi pelayanan tetap berjalan dan tidak mengganggu. Jadi penutupan hanya di ruang layanan Ponek saja dan tidak di ruang lainnya, karena tidak ada instruksi,” jelas Harun.Sayangnya Harun tidak memberikan keterangan secara jelas berapa jumlah dan jenis kelamin nakes yang terpapar. “Pastinya ada, kita masih tracing,” singkat dia.

(sya/mud)

Informasi Dari : wikipedia.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *