Di HUT Golkar, Para Kepala Daerah Bicara Digitalisasi Layanan Publik

Jakarta – Penggunaan teknologi aplikasi berbasis digital diyakini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam hal pelayanan publik. Meski begitu, kemudahan penerapan pelayanan publik berbasis digital itu disebut masih minim partisipasi masyarakat.”Banyak layanan aplikasi dalam pelayanan publik di daerah-daerah, tapi tingkat partisipasinya sangat rendah. Masih banyak masyarakat yang enggan untuk memanfaatkannya,” ujar Bupati Batang Wihaji, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2020).Hal itu ia sampaikan dalam webinar series rangkaian acara HUT Partai Golkar ke-56 yang digelar di Jakarta. Selain Wihaji, para kepala daerah yang hadir dalam webinar tersebut yaitu Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Bupati Musi Banyuasin Dodi Alex Noerdin.

Wihaji mengatakan sebagai kepala daerah ia setiap tahunnya memberikan arahan ke perangkat daerah untuk terus melakukan inovasi, khususnya dalam hal pelayanan publik kepada masyarakat.”Minimal setiap tahun ada tiga inovasi yang efektif, efisien, dan sederhana,” ujarnya.Menurut Wihaji, penggunaan teknologi dalam pelayanan publik harus memiliki prinsip yang mempermudah pelayanan.”Teknologi jangan sampai malah mempersulit publik,” tegasnya.Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan pihaknya terus melakukan gerakan Public Service 4.0. Mulai dari insfrastruktur yang di dalamnya ada jaringan wifi gratis, untuk 300 titik dan pembangunan gedung inovasi Tangerang Selatan.”Inovasi ini kami lakukan untuk menjawab persoalan yang ada di masyarakat, apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti ini, sangat membantu masyarakat,” ujar Airin.Airin mengatakan Tangerang Selatan juga mempunyai banyak keberhasilan. Salah satunya, menjadi kota terbaik dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).”Penghargaan tersebut, bukan untuk berbangga diri, tapi, membuat terus kami melakukan evaluasi serta monitoring untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan berguna untuk masyarakat,” ungkap Airin.Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Alex Noerdin mengatakan pelayanan publik di daerah Musi Banyuasin di era 4.0 berupaya untuk memberikan layanan yang melebihi ekspektasi dari masyarakat.Dodi mengungkapkan pihaknya mengusung konsep entrepreneur government yang menjadi semangat untuk melakukan inovasi dalam pelayanan publik yang berbasis digital.”Dengan adanya inovasi-inovasi yang baru ini diharapkan bisa membawa tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya.

(akn/ega)

Informasi Dari : wikipedia.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *