Cerita Airlangga Saat Luhut Ubah Pandangan World Bank soal UU Cipta Kerja

Jakarta – Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto memimpin acara tasyakuran HUT ke-56 Golkar. Dalam sambutannya, Airlangga bercerita soal bagaimana Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengubah pandangan Bank Dunia (World Bank) soal omnibus law UU Cipta Kerja.”Partai Golkar berterima kasih kepada Ketua Fraksi Partai Golkar yang telah menjalankan pembahasan UU di DPR dan Golkar berterima kasih kepada Pimpinan DPR yang telah memimpin rapat pleno DPR dan juga sudah mengetok UU pada 5 Oktober, ditambah lagi yang pertama memberi Pak Menko Marvest file lengkap berkaitan UU Cipta Kerja,” kata Airlangga di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2020).Airlangga mengatakan, setelah menerima file lengkap UU Cipta Kerja, Luhut langsung membagikan file tersebut ke lembaga-lembaga lain, termasuk Bank Dunia. Hal itulah yang kemudian mengubah pandangan Bank Dunia soal UU Cipta Kerja.

“(File) itu disampaikan Pak Menko Marives ke lembaga-lembaga lain sehingga lembaga internasional, seperti World Bank, pun berubah pandangannya sesudah membaca secara lengkap,” ujar Airlangga.Dalam acara tasyakuran itu, Airlangga terus mengucapkan terima kasih kepada para kader Golkar yang terus membangun pemerintah Jokowi-Maruf Amin.”Jadi kami terima kasih kepada seluruh kader Golkar yang bekerja keras untuk bangsa dan negara, bersama-sama partai-partai pendukung Bapak Presiden dan Maruf Amin untuk menjalankan program-program pembangunan,” ucap Menko Perekonomian itu.Airlangga hadir dalam tasyakuran dan potong tumpeng rangkaian HUT ke-56 Partai Golkar. Acara dihadiri 30 orang secara fisik dan kader-kader DPD Golkar lainnya secara virtual.Selain Airlangga, turut hadir Ketua Dewan Pembina Golkar Abu Rizal Bakrie, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, Ketua Dewan Penasihat sekaligus Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPP Meutya Hafidz, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Nurul Arifin, Nurdin Halid, hingga Bendahara Umum Dito Ganinduto.

(idn/idn)

Informasi Dari : wikipedia.org

Satgas: 90% Klaster Kantor Disiplin Pakai Masker, Tertular Corona Saat Makan

Jakarta – Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo mengungkap data terkait klaster penularan Corona di perkantoran. Menurut Doni, pekerja kantor yang terpapar COVID-19 kebanyakan mereka yang taat memakai masker di kantornya.”Klaster perkantoran mereka yang terpapar itu, setelah diwawancarai adalah orang yang disiplin, 90 persen lebih adalah pengguna masker, mulai dari pagi-sore pasti pakai masker,” kata Doni, dalam dialog langsung yang ditayangkan akun YouTube BNPB, Rabu (21/10/2020).Doni menyebut ada beberapa kemungkinan kenapa pekerja itu masih bisa tertular meskipun sudah disiplin memakai masker. Doni mengatakan penularan bisa saja terjadi karena penggunaan masker yang tidak benar atau saat makan dan tidak jaga jarak.

“Pertanyaan kenapa kok terpapar juga, pertama mungkin memperlakukan maskernya kurang bagus, kemudian paling banyak itu saat makan, jaga jaraknya tidak diatur ketika makan bersenda gurau, inilah terjadi proses penularan lewat aerosol,” ujarnya.Doni mengingatkan kembali untuk terus mematuhi protokol kesehatan di mana pun berada. Dia menyebut saat ini tidak ada tempat yang betul-betul aman dari penularan virus Corona.”Dalam kondisi pandemi ini sudah tidak ada lagi tempat yang betul-betul aman, amannya itu ketika kita disiplin pakai masker, jaga jarak, ketika makan pun harus membatasi diri tidak ngobrol,” tuturnya.

(eva/knv)

Informasi Dari : wikipedia.org

PBB: 15 Orang Ditemukan Tewas Akibat Kapal Migran Karam di Libya

Libya – Sebuah kapal karam di Libya telah menyebabkan sedikitnya 15 migran tewas, kata badan migrasi PBB Rabu. Tragedi ini membuat orang-orang atau pekerja migran putus asa untuk mencapai Eropa.”Setidaknya 15 migran diperkirakan tewas setelah perahu mereka terbalik di lepas pantai Sabratha, #Libya kemarin, menurut lima orang yang selamat dibawa ke pantai oleh nelayan,” kata kepala Organisasi Internasional untuk Migrasi Libya dalam sebuah tweet, seperti dilansir AFP, Kamis (22/10/2020).”Lebih dari 70 orang lainnya dicegat dan dikembalikan ke Libya oleh penjaga pantai tadi malam,” tambah Federico Soda.

Libya telah dilanda kekerasan sejak pemberontakan yang didukung NATO untuk menggulingkan dan membunuh diktator lama Moamer Kadhafi pada 2011.Negara Afrika Utara telah menjadi titik embarkasi utama bagi para migran yang mencoba pelayaran menantang maut ke Eropa melintasi Mediterania.Sejauh tahun ini, sekitar 10.000 orang telah dicegat di laut dan dikembalikan ke Libya oleh penjaga pantainya, menurut IOM.Ini memunculkan anggapan Libya tidak aman bagi para migran, yang dalam banyak kasus telah disiksa atau dijual sebagai budak.Amnesty International bulan lalu mendesak Uni Eropa untuk mempertimbangkan kembali kerja sama dengan Libya atas “pelanggaran mengerikan” terhadap pengungsi dan migran.

(eva/eva)

Informasi Dari : wikipedia.org

Hasil Swab Telat Diterima RS, Jenazah Pasien COVID di Bone Dimakamkan Keluarga

Bone – Jenazah pasien terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibawa pulang keluarga dan dimakamkan tanpa protokol COVID-19. Sebab, rumah sakit yang merawat terlambat menerima hasil swab pasien tersebut.”Pasien sempat didiagnosis memiliki penyakit sesak napas dan pembengkakan pada jantung hingga diputuskan untuk proses swab. Setelah hasil rapid keluar, dinyatakan positif,” ujar juru bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Bone drg Yusuf dalam keterangan kepada wartawan Rabu (21/10/2020).Diketahui, pasien inisial HA (61) itu meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriwaru, Kabupaten Bone, pada Selasa (20/10) siang. Sebelum dilakukan tes swab, pasien tersebut mengalami sesak napas dan pembengkakan pada jantung.

Namun, sebelum hasil swab keluar, pasien tersebut meninggal. Pihak keluarga kemudian datang menjemput dan membawa pasien ke rumah duka di Jalan Timur, Tanete Riattang, Bone.”Informasi hasil swab positif (COVID-19) kami terima setelah pasien dibawa pulang oleh pihak keluarga dari rumah sakit,” kata Yusuf.Meski telah dibawa keluarga ke rumah duka pada Selasa (20/10), jenazah baru dimakamkan keluarga pada Rabu (21/10) siang tadi. Pihak Satgas COVID-19 Bone sempat meminta keluarga agar jenazah HA dimakamkan dengan protokol COVID-19 tapi hal itu ditolak keluarga.Lebih lanjut Yusuf menyebut pihak Satgas COVID-19 Bone dinilai tidak mampu membendung keinginan pihak keluarga yang bertahan tidak mau memberikan jenazah pasien yang telah dinyatakan positif tersebut untuk dimakamkan secara umum sesuai prosedur penanganan COVID-19.”Pasien berangkat (dimakamkan) habis Zuhur tadi. Tim telah melakukan pendataan kepada keluarga pasien yang melakukan kontak dengan pasien, termasuk yang memandikan dan yang menurunkan pasien ke liang lahat. Tim dari kepolisian juga ikut mengawal pasien yang dibawa pihak keluarga ke kampung halaman untuk dimakamkan,” jelasnya.

(nvl/nvl)

Informasi Dari : wikipedia.org

Nonton Bioskop Diberi Jarak 2 Kursi, Penonton Jadi Merasa Tenang

Jakarta – Sejumlah bioskop di DKI Jakarta akhirnya kembali dibuka dengan protokol kesehatan ketat. Salah seorang pengunjung, Yose Rizal (40), mengaku merasa tenang dengan pengaturan jarak kursi di dalam bioskop.”Awalnya sempat ada wacana hanya berjarak satu bangku ya, kenyataannya sekarang realisasi 2 bangku, itu saya lebih tenang lagi sih, lebih jauh kan,” kata Rizal saat ditemui di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).Rizal mengaku perbedaan mencolok bioskop sebelum dan sesudah pandemi terletak di protokol kesehatannya. Dia merasa tidak bisa santai-santai berkunjung ke bioskop selama pandemi ini.

“Kalau perbedaan yang saya baru datang ya protokol kesehatannya ketat ya dari awal masuk dan segala macam, nggak seperti sebelum pandemi kan santai saja, kalau ini lebih ini sih, nggak tahu di dalam bioskop,” ujar Rizal.Penonton bioskop CGV di Jakarta. (Arun/DavidHallcom)Rizal tak memungkiri bahwa kekhawatiran berada di dalam bioskop tetap ada. Namun, rasa rindu menyaksikan film dari layar lebar membuatnya datang di hari pertama.”Iya kekhawatiran tetap ada, cuma ya karena memang saya sudah nunggu lama pengin ke bioskop sudah 8 bulan ditambah saya juga baca artikel yang mengatakan cukup aman ya di bioskop aman untuk nonton,” ungkap warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu.Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan surat keputusan untuk operasi bioskop-bioskop di Jakarta. Beberapa bioskop akan mulai memutar film hari ini.Pengunjung diharuskan mengikuti protokol kesehatan ketat dan mengisi data sebelum masuk. Pembelian tiket diimbau dilakukan secara daring dan dilarang makan selama menonton film. Masker harus selalu dikenakan saat menonton dan diminta segera meninggalkan bioskop agar menghindari kerumunan.

(imk/imk)

Informasi Dari : wikipedia.org

China Anggap Lawatan PM Jepang ke RI Ancaman, Komisi I: Tak Perlu Khawatir

Jakarta – Sejumlah pengamat di negeri China menilai kunjungan Perdana Menteri (MPM) Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ancaman. Komisi I DPR RI mengatakan tak perlu ada kekhawatiran atas lawatan PM Jepang itu.”Hal tersebut bukan pandangan China sebagai negara, bukan disampaikan oleh pemerintah China, namun sebagai pengamat, sah-sah saja penilaian pengamat,” kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).Meutya mengatakan tidak perlu ada yang dikhawatirkan dari pertemuan Indonesia dengan Jepang kemarin. Politikus Partai Golkar itu menjelaskan kedua negara telah lama berelasi dan melakukan kerja sama.

“Jepang dan Indonesia sudah kawan lama sejak dulu. Jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Ini di masa penuh tantangan seperti ini sudah sepatutnya negara-negara, baik secara multilateral maupun bilateral, mengintensifkan komunikasi dan kerja sama. Apalagi dengan kawan sendiri,” jelas Meutya.Lebih lanjut Komisi I DPR RI berharap kerja sama Indonesia dengan Jepang dapat mendorong kawasan Indo-Pasifik menjadi wilayah yang lebih stabil. Khususnya dalam kaitannya dengan penegakan hukum laut internasional.”Selain kerja sama ekonomi, DPR juga harapkan kerja sama dengan Jepang dapat mendorong Indo-Pasifik menjadi kawasan yang lebih stabil misalnya kerja sama dalam penegakan hukum, termasuk hukum laut internasional,” ujar Meutya.

Informasi Dari : wikipedia.org

Data BPS: IPM di Badung Terus Meningkat di 2015-2018

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Badung memaparkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Badung di tahun 2017 dan 2018 termasuk kategori sangat tinggi.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Badung, perkembangan IPM Badung setiap tahun mengalami peningkatan, yakni mulai tahun 2015 dengan nilai 78,86, tahun 2016 meningkat menjadi 79,80, tahun 2017 pada angka 80,54 dan terakhir tahun 2018 pada angka 80,87.”IPM Badung tahun 2017 dan 2018 pada angka diatas 80 merupakan angka yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Dan ini data dari BPS, bukan kami mengukur sendiri. Secara umum, pembangunan manusia Badung terus mengalami peningkatan dan kemajuan selama periode 2015 hingga 2018,” ujar pihak Pemkab Badung dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2020).

Adapun peningkatan ini juga disebabkan oleh meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Badung, yang merupakan salah satu dimensi dasar pembentukan IPM. Berdasarkan data BPS, UHH Badung berada di angka 74,71 di tahun 2018, meningkat dari tahun 2017 pada angka 74,53. Bahkan angka di tahun 2017 dan 2018 tersebut merupakan yang tertinggi di Bali.Pemkab Badung memaparkan meningkatkan IPM Kabupaten Badung merupakan salah satu indikator yang mencerminkan keberhasilan pembangunan kualitas hidup masyarakat Badung. Pasalnya, IPM menjelaskan cara penduduk mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan hal lainnya.”Apa yang kami programkan selama ini dalam mendampingi Bapak Bupati sudah mampu menyentuh harkat hidup masyarakat Badung yang muaranya berdampak pada meningkatnya IPM masyarakat kami di Badung ini,” katanya.Sebagai informasi, IPM dihitung berdasarkan rata-rata geometrik indeks kesehatan, indeks pengetahuan, dan indeks pengeluaran menggunakan standarisasi nilai minimum dan maksimum dari masing-masing komponen indeks. Untuk melihat kemajuan pembangunan manusia, terdapat dua aspek yang perlu diperhatikan, yaitu kecepatan dan status pencapaian.IPM awalnya diperkenalkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 dan metode penghitungannya direvisi pada tahun 2010. BPS mengadopsi perubahan metodologi penghitungan IPM yang baru pada tahun 2014 dan melakukan backcasting hingga tahun 2010.

(ega/ega)

Informasi Dari : wikipedia.org

Bocah 14 Tahun yang Tenggelam di Kalimas Surabaya Ditemukan

Surabaya – Jenazah bocah 14 tahun, Mohammad Pradita Safila, yang tenggelam di Kalimas pada Selasa (20/10), sudah ditemukan. Jenazah korban langsung dibawa ke RSU dr Soetomo.Jenazah korban akhirnya ditemukan oleh tim gabungan Satpol PP Kota Surabaya, Linmas, Basarnas dan relawan. Sekitar pukul 14.44 WIB jenazah korban ditemukan di Kalimas di kedalaman 3 meter. Jenazah kemudian dimasukkan kantong jenazah warna biru”Ditemukan 3 meter dari titik awal jatuhnya korban,” kata Kepala Bidang Pembinaan Operasional Damkar Kota Surabaya Bambang Vistadi kepada wartawan dilokasi kejadian, Rabu (21/10/2020).

Bambang menambahkan jenazah ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian jenazah korban dengan berbagai upaya, yakni dengan penyelaman, membuat rantai manusia menyisir Kalimas hingga 1,5 kilometer serta membuat ombak buatan dengan perahu.”Sebenarnya hampir putus asa juga. Tapi Kita yakin pasti bisa ditemukan. Sehingga kita lakukan penyelaman ulang di sekitar jatuhnya korban,” ungkap Bambang.”Jenazah langsung dibawa ke RSU dr Soetomo dengan menggunakan mobil ambulans milik PMI,” tandas Bambang.Dari pantauan DavidHallcom, saat jenazah korban berhasil ditemukan dan dibawa masuk ke mobil ambulans milik PMI Kota Surabaya, ibu kandung korban langsung menangis histeris. Sebelumnya, ibu kandung korban saat belum ditemukan juga sempat melakukan tabur bunga di lokasi korban tenggelam.

(iwd/iwd)

Informasi Dari : wikipedia.org

Bertengkar dengan Istri, Pria Mabuk Tega Cekik Bayinya Masih Umur 5 Bulan

Makassar – Aparat kepolisian menangkap IM (22), pria yang mencekik anaknya yang masih berumur 5 bulan. Pelaku dibekuk setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksi penganiayaan itu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).”(Pelaku) sudah diamankan tadi malam. Dia baru pulang ke rumahnya, setelah habis kejadian hari Jumat (16/10). Pas dia pulang, langsung kami tangkap,” ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman, Rabu (21/10/2020).Pelaku ditangkap setelah anggota Polsek Panakukkang mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku. Pelaku diamankan di rumahnya di kawasan Santaria, Makassar.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku melakukan aksi keji itu dalam keadaan mabuk dan tengah bermasalah dengan istrinya. Pelaku merampas dan mencekik bayi yang tengah digendong oleh istrinya itu.”Yang pertama (pelaku) dalam pengaruh minum keras karena barusan minum ballo dan kedua dia bertengkar sama istrinya. Dia mabok, jadi anak itu sementara digendong mamanya, dia rebut,” sebut Iqbal.Akibat perbuatan pelaku tersebut, korban diketahui mengalami luka lebam di bagian leher. Polisi juga telah mengantongi hasil visum korban sebagai barang bukti tindakan kekerasan yang diperbuat oleh pelaku.”Hasil visum kita bawa ke rumah sakit, tapi tidak dirawat inap, tampak ada luka memar di ini (leher) bayi, bekas cekikannya,” beber Iqbal.Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Jumat (17/10) saat korban dan istrinya tengah berada di rumah mertuanya. “TKP-nya di Pampang di rumah mertua pelaku,” ungkap Iqbal Usman.Berdasarkan keterangan dari sang istri, pelaku juga pernah membuang anaknya.”Memang pernah ada kejadian bapaknya pernah buang ini bayi. Dia simpan di depan toko baru ditinggalkan berdasarkan informasi istrinya,” tutur Iqbal.

(jbr/jbr)

Informasi Dari : wikipedia.org

Dikira Pecah Ban, Ternyata Honda Jazz Ada di Kolong Truk dan 4 Orang Tewas

KAYUAGUNG, Davidhall.me – Risky Hermansyah, sopir truk yang tertabrak Honda Jazz hingga menewaskan 4 orang di jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung), Sumatera Selatan, Rabu (21/10/2020) pagi hari ini, mengaku awalnya ia mengira ban pecah.
Ia lalu melambatkan kendaraannya dan menepi. Saat turun, ia kaget karena ternyata ada mobil Honda Jazz di kolong truknya.
“Saya kira ban meledak, lalu aku minggir dan turun, awalnya belum kelihatan apa-apa, lalu aku agak ke kiri sedikit, aku lihat sudah ada mobil di bawah mobil aku,” cerita Risky.
Risky mengakui sempat mendengar suara seperti ledakan sebelum ia menduga ban mobil truknya pecah. Sementara kecepatan kendaraannya saat itu hanya 40 kilometer per jam.
“Saya sempat mendengar seperti suara ledakan saat itu,” jelas Risky.
Baca juga: Honda Jazz Masuk Kolong Truk, 4 Orang Tewas dan 1 Selamat karena Tidur di Bagasi
Risky juga mengaku kondisi jalan yang ia lewati saat kejadian terdapat tambalan. Untuk itu, ia sempat mencoba menghindar jalan yang ada tambalan tersebut.
Riski juga tidak melihat cahaya lampu di belakangnya saat kejadian.
“Saya tidak melihat cahaya sama sekali saat itu,” ungkapnya
Risky juga menceritakan, sesaat ketika mengetahui ada mobil di bawah mobil truknya, ia mendengar ada suara minta tolong.
Ia lalu segera menolong orang yang minta tolong tersebut dibantu oleh beberapa orang lain yang sudah berdatangan sampai akhirnya polisi lalu lintas datang ke lokasi.

Informasi Dari : wikipedia.org