181 Remaja yang Diamankan Saat Demo Omnibus Law di Surabaya Dipulangkan

Surabaya – Sebanyak 181 dari 182 remaja yang sempat diamankan polisi akhirnya dipulangkan. Mereka yang diamankan saat demo omnibus law dipulangkan setelah hasil rapid test antigen mereka nonreaktif.”Sudah sebanyak 181 yang dipulangkan,” kata Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo kepada DavidHallcom, Rabu (21/10/2020).Hartoyo menambahkan mereka yang dipulangkan harus dijemput orang tuanya masing-masing dengan membawa identitas seperti kartu keluarga dan membuat pernyataan.

Selain itu, ratusan remaja yang dipulangkan, sebelumnya menjalani rapid tes antigen terlebih dahulu. Dari 182 remaja yang dilakukan rapid tes tersebut hasilnya nonreaktif semuanya.”Tadi malam rapid test antigen semuanya. Hasilnya nonreaktif semuanya. Mereka juga kita berikan masker dan vitamin. Terus kita berikan arahan agar tidak mengulangi lagi, jika mengulangi lagi akan kita tindak,” lanjut Hartoyo.Hartoyo mengungkapkan, ratusan remaja ini bukan bagian dari massa Getol Jatim yang melakukan aksi long march dari KBS menuju Grahadi pada Selasa (20/10) kemarin.”Mereka adalah yang mendekati massa yang long march menuju Grahadi. Mereka ini yang sembunyi-sembunyi di gang-gang dekat Taman Apsari. Ini yang kami khawatir mereka tidak punya tujuan kenapa mendekat ke situ,” ungkap Haryoto.Hartoyo mengungkapkan dari 182 remaja yang sempat diamankan sebanyak 99 remaja masih berstatus pelajar SMP dan SMA.”Dari 99 remaja itu yang paling banyak SMA,” ungkap Hartoyo.Sementara itu, Hartoyo menambahkan masih ada satu orang yang masih dilakukan pendalaman dan belum dipulangkan. Sebab saat diamankan oleh petugas kedapatan membawa molotov.”Sama saat kita temukan mereka ngumpul-ngumpul 5 orang kita amankan dan kita temukan membawa botol berisi minyak tanah. Oleh karena itu masih kita dalami,” lanjut Hartoyo.

(iwd/iwd)

Informasi Dari : wikipedia.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *